Pages

Monday, January 12, 2015

Cara Sync Blog dan Google+

Jadi ini bermula ketika pak dosen mengatakan bahwa beliau tidak mendapatkan notifikasi di emailnya padahal saya telah mengisi konten blog, setelah saya browsing, surfing, dan googling, ternyata masalahnya karena tidak sinkronnya Circle Google+ dengan blog. Jadi saya segera berinisiatif untuk memposting tutorial ini dan sekalian untuk berbagi khususnya kepada teman-teman seperjuangan mata kuliah SIM. Langsung saja: 



Sharing update ke social media merupakan salah satu strategi hebat untuk meningkatkan traffic, popularitas, dan visibilitas blog. Dan pekerjaan ini akan jauh lebih mudah lagi jika dilakukan secara otomatis, tanpa harus membuka halaman baru, menulis detail, apalagi murni secara manual.
Google+ adalah salah satu social media yang terus berkembang, dan hebatnya lagi, memiliki keunggulan dalam hal peningkatkan visibilitas di hasil pencarian (SERP) Google. So, sudah sangat pasti melakukan aktivitas sharing di Google+ adalah suatu "keharusan". Saya akan memberikan tips sederhana bagi anda yang belum pernah melakukan auto post update blog ke Google+ secara otomatis, dan sampai saat ini masih melakukannya secara manual. Bagi anda yang sudah melakukan trik ini bisa ikut menyimak kalau-kalau ada hal yang terlewatkan, atau... sederhana saja, silahkan tinggalkan dan lanjutkan ke posting-posting lainnya. :)
Salah satu syarat agar dapat melakukan update secara otomatis dari dashboard Blogger ke Google Plus adalah dengan menghubungkan atau "menyatukan" kedua akun Blogger dan Google+. Setelah itu, setiap update posting, sebuah "share box" akan muncul dan anda siap membaginya ke circle Google+ yang anda miliki. Dan juga, perlu diperhatikan, cara ini hanya untuk Blogger, dan Googleplus telah menjelaskan dengan gamblang bahwa cara ini tidak tersedia untuk blog berkonten "dewasa". Jadi bagaimana cara melakukannya? Mari kita lihat.

Hubungkan Akun Blogger dengan Google+

Sebagai persyaratan untuk bisa auto update ke Google+, anda harus menyatukan kedua account. Jika kedua akun sudah digabungkan, beruntunglah anda :). Signin ke Blogger Dashboard, dan buka menu pada bagian kanan atas, letaknya di bawah setting profil:
 












Dan anda akan ke halaman "switch" untuk mengubah dan menjadikan account Blogger menjadi bagian account Google Plus:


Sekarang, anda telah siap untuk melakukan perpindahan akun (menyatukan keduanya). Cukup centang "I've read bla bla bla..." dan klik "Switch Now".
Jika di kemudian hari anda menemukan bahwa ini tidak menguntungkan, anda tinggal menggunakan cara yang persis sama di atas, dan di sana akan ada pilihan untuk memisahkan kembali kedua account.

Sharing Update Post

Setelah posting anda ter-link ke Google+ dan setelah anda membuat posting baru, akan muncul auto pop up window yang akan menampilkan link lengkap beserta deskripsi dan gambar yang telah siap di share ke Google plus. Selain itu, anda akan melihat sebuah opsi di bagian bawah list posting yang telah diterbitkan, sebuah tambahan link "Share" di bawah judul posting:



Link tersebut dapat digunakan untuk melakukan share ke Google+ kapan pun, tanpa harus berurusan dengan pop up share yang muncul otomatis setelah menerbitkan artikel/posting blog.

That's it. Sekarang membagi update artikel/posting jauh lebih gampang dan efisien.
Semoga bermanfaat.......





Wednesday, January 7, 2015

Cara Menghafal yang Efektif

Attention! Postingan ini bersifat "Lost Time" karena sebenarnya ini adalah tugas UAS SIM (Sistem Informasi Manajemen) yaitu mengisi konten blog, jadi harap dimaklumi kalau tampilannya kurang rapi dan menarik... :)  Terinspirasi dari materi SIM tentang otak, dalam postingan ini saya merangkum pengetahuan singkat tentang bagian-bagian otak, fungsi dan cara melatihnya dan kebetulan sekali minggu-minggu ini adalah musimnya UAS, jadi meskipun Lost Time semoga postingan ini bisa membantu..... Langsung saja:

Untuk diketahui, manusia memiliki otak yang fungsinya terbagi tiga…Otak kiri yang berfungsi untuk menangani materi yang bersifat matematis, logis…..otak kanan yang menangani materi yang bersifat intuitive, spiritual, emosional…dan otak belakang yang menangani  masalah memory….

Kalau kita menghafal sebuah  mata pelajaran, termasuk rumus matematika, ilmu ukur sudut, logarithma, bahasa, sejarah dll, apa yang kita baca dan hafal, semuanya direkam oleh otak kiri dan disimpan didalam otak belakang yang berfungsi sebagai gudang memory atau semacam hard disknya computer….

Pada saat kita mengerjakan dan menjawab soal ujian, kita akan memerintahkan otak kiri kita untuk membuka kembali rekaman pelajaran yang sudah disimpan di memory otak belakang…..

Disinilah letak kendalanya, menurut hasil penelitian pakar kemampuan otak manusia di Amerika Serikat, ternyata kemampuan otak kiri manusia normal dengan metoda standard, untuk membuka kembali semua yang direkam dan disimpan di otak belakang, maksimal hanya 20% saja….

Akibatnya, pada saat kita harus menjawab soal ujian, maksimal hanya 20% yang bisa dijawab sempurna, yang lainnya hanya kira kira saja/gambling…

Sekarang masalahnya adalah bagaimana caranya agar kemampuan otak kiri membuka kembali hasil rekaman yang tersimpan diotak belakang bisa meningkat sampai optimal, mendekati 100%….

Jawabnya adalah… kita harus memeras otak kiri kita agar bekerja sampai batas maksimal…,sangat lelah, agar otak kanan kita secara tomatis akan segera membantu tanpa kita perintahkan (memang juga kita tidak bisa perintahkan otak kanan bekerja, dia akan bekerja secara intuitive, bila keadaan sudah emergensi, darurat….)….

Mengapa harus dibantu otak kanan?…Otak kanan mempunyai kemampuan mengakses semua hasil rekaman yang berada didalam otak belakang….Otak kananlah yang berfungsi dalam kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual…Otak kanan memiliki kemampuan radar dan pemancar yang frequensinya bisa berhubungan dengan frekuensi otak belakang dan alam semesta…Otak kananlah yang bisa mengakses kekuatan alam bawah sadar yang tersembunyi didalam otak belakang kita…

Sekarang bagaimana cara melatih otak kiri kita supaya bekerja keras dan sangat lelah mendekati titik optimal sehingga terpaksa otak kanan yang intuitive turun tangan menolong otak kanan?….

Caranya adalah sebagai berikut:
  1. Baca dan hapalkan seluruh materi pelajaran yang akan diujikan berulang ulang sampai merasa sudah hafal betul….
  2. Kemudian kalau merasa sudah hafal betul, tutup bukunya dan lakukan relaksasi dengan cara berbaring santai, tutup mata sambil mengatur nafas yang santai sekitar 30 menit saja….
  3. Setelah tubuh dan otak sudah terasa dingin dan santai, ambil kertas dan fulpen….lalu kita tuliskan kembali semua yang kita hafalkan tadi diatas kertas, dengan menggunakan singkatan singkatan semacam jembatan keledai (contoh singkatan/jembatan keledai untuk Siapa apa, bilamana, dimana, bagaimana dan mengapa….jembatan keledainya adalah: Siabidibame…)…
  4. Saya yakin, pertama kali melakukkan uji coba, maka anda hanya aka mampu menuliskan kembali apa yan anda hafal, sebanyak 20% secara baik…yang lainnya lupa lupa ingat/ragu ragu…
  5. Lakukan terus berulang ulang uji coba ini untuk satu materi pelajaran yang diujikan, jangan pindah ke pelajaran lain dulu….
  6. Setelah anda mampu mencapai hasil menulis kembali apa yang dibaca, dikeluarkan dari otak belakang anda/memory sebanyak 100% dan itu dilakukan sebanya 10 kali berturut turut dan hasilnya sama baiknya, ambilah kertas yang berisi tulisan singkatan mata pelajaran tersebut dan tempel didinding tempat anda belajar…
  7. Setiap hari, minimal satu kali anda harus mereview hasil catatan yang ditempel tersebut dengan membuat copy catatan yang anda keluarkan dari otak, bukan diaca dari kertas berisi singkatan itu !!!

    Demikianlah lakukan terus dengan seluruh mata pelajaran yang akan diujikan…


Sekian, dan terima kasih...






9 cara mengurangi pikiran negatif




Untuk sebagian besar dari kita, berpikir negatif mungkin sudah menjadi bagian dari diri. Ketika hal-hal tidak sesuai rencana, kita dengan mudah merasa depresi dan tidak bisa melihat sisi baik dari kejadian tersebut.

Berpikiran negatif tidak membawa kemana-mana, kecuali membuat perasaan tambah buruk, yang lalu akan berakibat performa kita mengecewakan. Hal ini bisa menjadi lingkaran yang tidak berujung.

Sembilan teknik untuk mencegah dan mengatasi pikiran negatif yang adalah sebagai berikut:


1. Hidup di saat ini.
Memikirkan masa lalu atau masa depan adalah hal yang sering membuat kita cemas. Jarang sekali kita panik karena kejadian masa sekarang. Jika Anda menemukan pikiran anda terkukung dalam apa yang telah terjadi atau apa yang belum terjadi, ingatlah bahwa hanya masa kini yang dapat kita kontrol.


2. Katakan hal positif pada diri sendiri
Katakan pada diri Anda bahwa Anda kuat, Anda mampu. Ucapkan hal tersebut terus-menerus, kapanpun. Terutama, mulailah hari dengan mengatakan hal positif tentang diri sendiri dan hari itu, tidak peduli jika hari itu Anda harus mengambil keputusan sulit ataupun Anda tidak mempercayai apa yang telah Anda katakan pada diri sendiri.


3. Percaya pada kekuatan pikiran positif
Jika Anda berpikir positif, hal-hal positif akan datang dan kesulitan-kesulitan akan terasa lebih ringan. Sebaliknya, jika Anda berpikiran negatif, hal-hal negatif akan menimpa Anda. Hal ini adalah hukum universal, seperti layaknya hukum gravitasi atau pertukaran energi. Tidak akan mudah untuk mengubah pola pikir Anda, namun usahanya sebanding dengan hasil yang bisa Anda petik.


4. Jangan berdiam diri.
Telusuri apa yang membuat Anda berpikiran negatif, perbaiki, dan kembali maju. Jika hal tersebut tidak bisa diperbaiki lagi, berhenti mengeluh dan menyesal karena hal itu hanya akan menghabiskan waktu dan energi Anda, juga membuat Anda merasa tambah buruk. Terimalah apa yang telah terjadi, petik hikmah/pelajaran dari hal tersebut, dan kembali maju.


5. Fokus pada hal-hal positif.
Ketika kita sedang sedang berpikiran negatif, seringkali kita lupa akan apa yang kita miliki dan lebih berfokus pada apa yang tidak kita miliki. Buatlah sebuah jurnal rasa syukur. Tidak masalah waktunya, tiap hari tulislah lima enam hal positif yang terjadi pada hari tersebut. Hal positif itu bisa berupa hal-hal besar ataupun sekadar hal-hal kecil seperti 'hari ini cerah' atau 'makan sore hari ini menakjubkan'. Selama Anda tetap konsisten melakukan kegiatan ini, hal ini mampu mengubah pemikiran negatif Anda menjadi suatu pemikiran positif. Dan ketika Anda mulai merasa berpikiran negatif, baca kembali jurnal tersebut.


6. Bergeraklah
Berolahraga melepaskan endorphin yang mampu membuat perasaaan Anda menjadi lebih baik. Apakah itu sekadar berjalan mengelelingi blok ataupun berlari sepuluh kilometer, aktifitas fisik akan membuat diri kita merasa lebih baik. Ketika Anda merasa down, aktifitas olahraga lima belas menit dapat membuat Anda merasa lebih baik.


7. Hadapi rasa takutmu
Perasaan negatif muncul dari rasa takut, makin takut Anda akan hidup, makin banyak pikiran negatif dalam diri Anda. Jika Anda takut akan sesuatu, lakukan sesuatu itu. Rasa takut adalah bagian dari hidup namun kita memiliki pilihan untuk tidak membiarkan rasa takut menghentikan kita.


8. Coba hal-hal baru
Mencoba hal-hal baru juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Dengan mengatakan ya pada kehidupan Anda membuka lebih banyak kesempatan untuk bertumbuh. Jauhi pikiran 'ya, tapi...'. Pengalaman baru, kecil atau besar, membuat hidup terasa lebih menyenangkan dan berguna.


9. Ubah cara pandang
Ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik, cari cara untuk melihat hal tersebut dari sudut pandang yang lebih positif. Dalam setiap tantangan terdapat keuntungan, dalam setiap keuntungan terdapat tantangan.


Semoga bisa bermanfaat....

Tuesday, January 6, 2015

5 Pemuda Indonesia yang Kaya karena Dunia Maya




Internet adalah salah satu penemuan terbesar umat manusia, dan secara tidak sadar makhluk ini telah masuk mencampuri urusan sehari-hari kita. Saya berani bertaruh, kalau gawaian atau gadget yang anda pegang sekarang rasanya seperti kurang greget tanpa ada koneksi internetnya, hehe. Cukup dulu intronya, langsung saja ke topik permasalahannya... :)
Banyak sekali anak muda yang berhasil dalam mengembangkan bisnisnya. Semakin berkembangnya teknologi, membuat mereka semakin terbuka dengan perkembangan. Bisnis online misalnya. Banyak sekali wirausaha muda yang telah sukses dengan bisnis online di internet. Ada beberapa kisah tokoh anak muda Indonesia yang mampu meraih kesuksesan dan kekayaan dari internet. Mereka adalah:



1. Andrew Darwis